Minggu, 17 Juli 2011

biji apomiktik


BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar belakang
Biji adalah merupakan suatu bentuk tanaman mini (embrio) yang masih dalam keadaan perkembangan yang terkekang. Dan embrio itu sendiri adalah suatu tanaman baru yang terjadi dari bersatunya gamet jantan dan gamet betina pada suatu proses pembuahan. Dalam perbanyakan tanaman  kita dapat melakukan secara vegetative maupun generative. Dan pada perbanyakan tenaman secara vegetative dibedakan menjadi dua yaitu alami dan buatan. Perbanyakan secara alami seperti perbanyakan menggunakan biji apomiktik dan secara buatan yaitu sudah ada campur tangan manusia seperti cangkok, stek, sambung, kultur jaringan dll. Sedangkan pada perbanyakan secara generative kita menggunakan bagian biji tanaman untuk perbanyakannya. Akan tetapi tidak semua  perbanyakan dengan biji dapat digolongkoan secara generative. Seperti pada biji mangga, jeruk, ulin, dll itu adalah biji apomiktik yang digolongkan dengan pembiakan secara vegetative, karena pada biji apomiktik embrionya bukan dari hasil fertilisasi gamet jantan dan gamet betina melainkan tumbuh dari sel-sel somatic misalnya pada sel dinding ovary (nuselus) yaitu sel Diploid (2n). jadi genotipnya persis sama dengan induk betinanya. Pada biji-biji poli embrioni (dalam satu biji terdapat banyak embrio). Misalnya pada biji jeruk dan manngga, biasanya hanya satu saja yang merupakan embrio zigotik, sedang bagian besar adalah embrio somatic yang lebih dominan dari pada embrio zigotik( hasil pembuahan).
B.     Tujuan
1.      Mahasiswa dapat membedakan biji yang tergolong apomiktik atau bukan
2.      Mahasiswa dapat mengamati pertumbuhan dari biji apomiktik.
3.      Mahasiswa akan lebih tahu hasil pembuahan berasal dari embrio zigotik dan somatic




BAB II
PELAKSANAAN
Pada praktikum kali ini adalah pengamatan dari pertumbuhan biji apomiktik tanaman mangga. Yang setiap mahasiswa menanam lima biji apomiktik.
A.    Alat dan Bahan
a.       Alat
1.      Kater atau pisau
2.      Skop
3.      Kertas
4.      Bulpoin
b.      Bahan
1.      Tanah
2.      Pupuk kandang
3.      Poliback

B.     Tempat dan Waktu
a.       Tempat
Penanaman biji dilakukan di rumah sendiri mahasiswa yaitu jalan Adisucipto, komplek Dinas Peternakan No. D2.
b.      Waktu
Waktu penanaman di lakukan pada tanggal 24 april 2011 pukul 16.00 WIB.

C.     Prosedur kerja
1.      Siapkan media tanam yaitu tanah dengan pupuk kandang dengan perbandinga 1:1
2.      Siapkan poliback sebanyak lima buah
3.      Masukkan media tersebut kedalam poliback
4.      Siapkan biji mangga sebanyak lima buah dan di tanam berjejer ke media
5.      Beri tanda tanaman tersebut dengan angka 1-5
6.      Catat waktu tanam dan perkembangannya setiap minggu setelah tanam
7.      Buat laporan dari pengamatan tersebut

BAB III
HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN
a.       Tabel hasil pengamatan ditanam tangggal 23 april 2011
MINGGU

BIJI
1
2
3
4
5
Apomiktik
Tunas
Apomiktik
Tunas
Apomiktik
Tunas
Apomiktik
Tunas
Apomiktik
Tunas
I










II

ü



ü

ü


III



ü





ü
IV
ü

ü



ü



V
ü







üü

VI
ü







ü

VII










Tidak ada komentar:

Posting Komentar